Mencari sesuatu mengenai panduan blog, agama, berita dari internet, video menarik dan isu semasa.

Archive for July, 2008

5 cara membina Traffic dengan percuma.

Ramai blogger dan webmaster di Malaysia masih keliru didalam membina traffic (pengunjung). Mereka masih mencari-cari cara membina traffic dengan mudah. Disini saya ingin menerangkan 5 cara mudah dan percuma untuk mendapatkan pengunjung secara berterusan ker blog atau web anda.

1) Menghantarkan Link Blog/Web ke Directory yang berkualiti tinggi :- Anda boleh mengunakan cara ini dengan mudah, kerana apa yang anda perlu ada ialah senarai directory-directory percuma. Selepas itu anda boleh teruskan submit kan link blog/web anda kesana.

Tip Submit Link :-

Pastikan anda mengunakan Title yang sesuai untuk blog anda,
Pastikan Description anda boleh membuatkan pembaca memahami apa tujuan blog/web anda
Pastikan anda menepati permintaan/peraturan directory-directory tersebut.

2) Servis Blog Ping :- Cara ini anda perlu membuat post terlebih dahulu, selepas itu anda boleh mengunakan perkhidmatan ping yang telah disediakan. Tujuannya ialah untuk menghubungkan satu rangkaian blog dengan blog yang lain. Perkhidmatan yang popular ialah Ping-O-Matic

3) Hantarkan Artikel Anda Ke Artikel Directory :- Cara ini paling orang malas sekali nak buat, salah satu sebabnya, kita kena submitkan artikel kita ke Website orang lain (orang kurang suka sebab berfikir takut kena banned dengan google atau takut artikel itu tidak jadi unik) sebenarnya pendapat ini salah, Google tidak akan banned orang suka-suka hati, dia orang mesti ada stuff yang menjaga hak-hak blogger di mana content mereka akan di protect. Anda boleh mencuba sendiri dan anda boleh tengok traffic datang sedikit demi sedikit. Untuk artikel Malaysia anda boleh mencuba submitkan ke Artikel Directory ini.

4) Link Di Signature Forum :- Ini adalah cara paling mudah dan tidak memerlukan kos, apa yang anda perlu buat, cari ayat-ayat power lepas tu anda letakkan link anda di signature. Keuntungan anda ialah traffic percuma yang mungkin boleh mencecah 40-50 orang.

5) Mybloglog :- 100% popular Smile cara ini paling senang dan mudah kepada blogger, tak perlu saya terangkan panjang lebar. Anda cuma register dan explore member-member baru di community.

Mungkin akan datang masih banyak lagi cara-cara yang mendapat traffic percuma. Memang orang cakap tak logik tapi ini lah kenyataan. Jangan pandang jumlah sikit itu tak berguna, tetapi jumlah sedikit itu yang membantu content atau web anda di index oleh google atau yahoo. So, anda pikir lah sendiri..

Popularity: 22% [?]

Doa Seorang Hamba…

Ada seorang hamba Allah, beliau rajin sholat malam dan bermunajat, berkhalwat dengan Al Kholiq. Setiap malam dari kedua matanya yang memerah karena menangis, mengalir air yang membasahi janggutnya, beliau berbisik-bisik lirih memohon beberapa permintaan dan pengharapan. Dari waktu ke waktu, tahun ke tahun, hingga putih rambutnya tak kunjung jua permintaan beliau di kabulkan oleh Allah. Permintaannya (diantaranya) adalah agar segera diangkat kemiskinan yang menjadi selimut kehidupannya selama ini, keluarganya sering sakit-sakitan, setiap hari ia keluar untuk berusaha memperoleh rizqi Allah tapi tidaklah tampak di lapangkan rizqi itu untuknya.

Padahal dahulu, ketika ia masih bekerja menjadi petugas bea cukai uang dan kesenangan adalah kawan akrab. Hingga suatu saat ia mendengarkan ceramah yang menjelaskan bahwa penyelewengan yang sering ia lakukan selama ini dengan kawan-kawannya adalah Haram dan tidak membawa keberkahan, kelak penyelewengan ini akan berhadapan dengan hukum Allah yang tidak bisa di bantah lagi di Akhirat. Bergetar hatinya, masuk hidayah Allah atasnya. Sejak itu tidak pernah lagi ia melakukan perbuatan tersebut, semakin rajin ia melakukan sholatul Lail mengadukan nasibnya hanya kepada Allah, agar di berikannya harta yang halal dan rizqi yang lapang dalam menghadapi hidup ini.

Namun berangsur-angsur seakan terkena kualat (karena meninggalkan perbuatan haram itu) penghasilannya semakin menurun, beliau sekeluarga sering sakit dan menjadikan badannya yang sehat menjadi semakin kurus, anak satu-satunya meninggal setelah menjalani perawatan selama beberapa minggu di rumah sakit. Sampai saat itu ia masih bersabar, tak pernah terucap dari mulutnya kata-kata keluhan dan makian atas apa yang menimpa hidupnya. Malahan menjadikannya semakin sering dan khusyu’ ia mendekatkan diri kepada Allah.

Dan malang yang tidak kunjung padam terhadapnya, korupsi yang dahulu ia lakukan bertahun silam terungkap, maka ia dan beberapa orang rekannya terkena pemecatan dengan tidak hormat. Subhanallah semakin berat rasanya hidup ini baginya. Tambah satu kalimat panjang di malam harinya ia mengadu kehadapan Robbnya, menangis dan perih rasa bathinnya. Setiap dalam sedihnya ia berdo’a, selalu ada bisikan lirih di hatinya, “Apa yang engkau harapkan itu dekat sekali, bila engkau bertaqwa!” Setiap mendengar bisikan itu, timbul semangatnya. Kini setelah ia di pecat, ia berdagang. Baginya dagang yang tidak pernah untung, hutang yang semakin bertumpuk, mushibah yang seakan tidak berujung….ahhhh.

Setelah puluhan tahun kedepan sejak ia dekat dengan Allah setiap malamnya, tidak juga merobah hidupnya. Sejak puluhan tahun ia mendengar bisikan diatas, tidak juga tampak yang di janjikanNya.

Mulailah timbul pemikiran tidak baik dari syaithon. Hingga beliau berkesimpulan, tampaknya Allah tidak ridho terhadap do’anya selama ini. Maka pada malam harinya, ia berdo’a Allah : “Wahai Allah Yang Menciptakan Malam dan Siang, Yang dengan mudah menciptakan diriku yang sempurna ini. Karena Engkau tidak mengabulkan permintaanku hingga saat ini, mulai besok aku tidak akan meminta dan sholat lagi kepadaMu, aku akan lebih rajin berusaha agar tidaklah harus beralasan bahwa semua tergantung dariMu. Ma-afkan aku selama ini, ampuni aku selama ini menganggap bahwa diriku sudah dekat denganMu !”

Beliau tutup do’a beliau dengan perasaan berat  yang semakin dalam dari awal ia berniat seperti itu (: mengkhatamkan ‘ibadah sholat lailnya). Beliau berbaring dengan pemikiran menerawang hingga ia tak mengetahui kapan ia tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi, mimpi yang membuatnya semakin merasa bersalah. Seakan ia melihat suatu padang luas bermandikan cahaya yang menakjubkan, dan puluhan ribu, atau mungkin jutaan makhluq bercahaya duduk diatas betisnya sendiri dengan kepala tertunduk takut. Ketika beliau mencoba mengangkat wajahnya untuk melihat kepada siapa mereka bersimpuh, tidak mampu…kepalanya dan matanya tidak mampu memandang dengan menengadah.

Beliau hanya dapat melihat para makhluq yang duduk di hadapan Sesuatu Yang Dahsyat.

Terdengar olehnya suara pertanyaan, “Bagaimana hambaKu si Fulan, hai MalaikatKu?” nama yang tidak di kenalnya. Seorang berdiri dengan tubuh gemetar karena takut, dan bersuara dengan lirih, “Subhanaka yaa Maalikul Quddus, Engkau lebih tahu keadaan hambaMu itu. Dia mengatakan demikian :

“Wahai Allah Yang Menciptakan Malam dan Siang, Yang dengan mudah menciptakan diriku yang sempurna ini. Karena Engkau tidak mengabulkan permintaanku hingga saat ini, mulai besok aku tidak akan meminta dan sholat lagi kepadaMu, aku akan lebih rajin berusaha agar tidaklah harus beralasan bahwa semua tergantung dariMu. Ma-afkan aku selama ini, ampuni aku selama ini menganggap bahwa diriku sudah dekat denganMu !” Ampuni dia yaa Al ‘Aziiz, yaa Al Ghofuurur Rohiim!”

Tersentak beliau, itu…itu kata-kataku semalam ..oh celaka, pikirnya. Kemudian terdengar suara lagi : “Sayang sekali, padahal Aku sangat menyukainya, sangat mencintainya, dan Aku paling suka melihat wajahnya yang terpejam menangis, bersimpuh dengan menengadahkan tangannya yang gemetar kepadaKu, dengan bisikan-bisikan permohonannya kepadaKu, dengan permintaan-permintaannya kepadaKu, sehingga tak ingin cepat-cepat Kukabulkan apa yang hendak aku berikan kepadanya agar lebih lama dan sering aku memandang wajahnya, Aku percepat cintaKu padanya dengan Aku bersihkan ia dari daging-daging haram badannya dengan sakit yang ringan.

Aku sangat menyukai keikhlasan hatinya disaat Aku ambil putranya, disaat kuberi ia cobaan tak pernah Ku dengar keluhan kesal dan menyesal di mulutnya, Aku rindu kepadanya. Rindukah ia kepadaKu, hai Malaikat-malaikatKu?”

Suasana hening, tak ada jawaban. Menyesallah beliau atas peryataannya semalam, ingin ia berteriak untuk menjawab dan minta ampun tapi suara tak terdengar, bising dalam hatinya karenanya. “Ini aku Yaa Robbi, ini aku. Ampuni aku yaa Robbi, ma-afkan kata-kataKu !” semakin takut rasanya ketika tidak tampak mereka mendengar, mengalirlah air matanya terasa hangat di pipinya. Astaghfirullah !! Terbangun ia, mimpii…

Segeralah ia berwudhu’, dan kembali bersujud dengan bertambah khusyu’, kembali ia sholat dengan bertambah panjang dari biasanya, kembali ia bermunajat dan berbisik-bisik dengan Al Kholiq dan berjanji tak akan lagi ia ulangi sikapnya malam tadi selama-lamanya.”…yaa Allah, yaa Robbi jangan Engkau ungkit-ungkit kebodohanku yang lalu, ini aku hambaMu yang tidak pintar berkata manis, datang dengan lumuran dosa dan segunung masalah dan harapan, apapun dariMu asal Engkau tidak membenciku aku rela.. Yaa Allah, aku rindu padaMu…”

Popularity: 24% [?]